Detail

Hunian Vertikal Di Kawasan Penyangga

May 16 ,2016
Pembangunan hunian vertikal di tengah Kota Jakarta semakin sesak. Hal ini memaksa para pengembang melirik kawasan pinggiran Jakarta seperti Serpong, Depok, Bekasi, Sentul, dan Cikarang sebagai target pengembangan baru hunian model ini.

Project Director Desindo Group Nusyirwan, mengemukakan, industri hunian vertikal berupa apartemen dan hotel, serta area bisnis, merupakan industri strategis yang sangat dibutuhkan dalam rangka memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya kegiatan ekonomi masyarakat dan pembangunan nasional.

“Acara ini mempunyai nilai dan arti yang sangat penting dan merupakan wujud komitmen dan kontribusi Desindo Group untuk mengembangkan industri hunian vertikal, khususnya di Kota Bekasi,” ujarnya.

President Director The Cityland Hotels & Resorts yang mengelola DCityland Hotel Jatibening Budi Irianto mengatakan, pembangunan hotel di kawasan Jatibening merupakan pilihan tepat sebagai destinasi menginap dan pertemuan, khususnya bagi para pelaku bisnis.

”Jatibening merupakan kawasan emas yang sangat strategis di timur Jakarta, terletak hanya 200 meter menuju gerbang tol Jatibening dan 15 menit menuju pusat Kota Jakarta,” tuturnya. Nilai tambah yang akan meningkatkan nilai investasi ke depan The Cityland Apartment & Hotel Jatibening, yaitu akses yang mudah dari jalan tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) dan shelter transportasimassal light rail transit (LRT).

Keduanya sedang dalam tahap pembangunan dan diharapkan akan rampung pada 2017 dan 2018. Proyek pembangunan The Cityland Apartment & Hotel Jatibening direncanakan rampung pada akhir 2018. DCityland Hotel akan rampung lebih dulu pada pertengahan 2017, disusul oleh apartemen dan perkantoran.

Adapun HK Realtindo, anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero), setelah sukses dengan proyek-proyek prestisius, pengembang ini bekerja sama dengan PT Bogorindo Cemerlang meluncurkan Olympic Residence Sentul, melengkapi Kawasan Industri Olympic Central Business District (Olympic CBD) Sentul, Jawa Barat.

Olympic Residence Sentul adalah sebuah kawasan hunian eksklusif yang berseberangan dengan Sentul International Convention Center (SICC), beberapa menit dari Kawasan Industri Sentul, dekat dengan area rekreasi, lapangan golf dan sirkuit internasional. Apartemen ini terletak di area sunrise property , yakni jaraknya hanya 10 menit dari Kota Bogor, 20 menit ke Jakarta dan Bandara Halim Perdanakusumah, dan dekat dengan pusat rekreasi di Sentul.

Like Suryanti, General Manager Marketing Olympic Residence Sentul, mengatakan, Olympic Residence Sentul akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 6.400 meter persegi. Menawarkan sekitar 780 unit apartemen di dua tower setinggi 19 lantai, Olympic Residence Sentul dilengkapi ragam fasilitas terbaik.

Kawasan hunian vertikal terpadu terbaik di Sentul ini secara umum dikembangkan untuk mendukung para pekerja di CBD Olympic. ”Olympic Residence Sentul juga sangat ideal untuk para investor pemula dan bulk buyer karena Olympic Residence Sentul sangat bersahabat untuk para pasangan muda yang ingin memiliki hunian dengan prospek bisnis luar biasa bagus,” ujarnya.

Proyek yang mengusung konsep go green ini, menurut dia, akan memfungsikan 60 persen total lahannya sebagai ruang terbuka hijau serta dikelilingi oleh beberapa gunung dan bukit hijau yang membuat udara di kawasan ini semakin bersih berkualitas. Dengan konsep one stop living, Olympic Residence berlokasi dekat dengan gerbang tol Sentul, dan memiliki akses terbaik ke pusat bisnis Sentul dan BSD.

Olympic Residence Sentul juga akan dekat dengan proyek LRT jalur Cibubur- Sentul-Bogor. Olympic Residence Sentul juga merupakan proyek kerja sama dengan Olympic Development, yang selama ini mengelola kawasan industri di Sentul selama 15 tahun di atas lahan 100 hektare.

”Kawasan hunian vertikal berkonsep hijau ini juga adalah pengembangan kawasan industri komersial Sentul, Jawa Barat,” kata Like.

Selain menjadi pusat hunian eksklusif, Olympic Residence akan dikelilingi fasilitas eksklusif seperti infinity pool, forest walk - jogging track, lagoon waterpark, shopping area, food court, kafe, dan sebagainya. Salah satu produk terbaik HK Realtindo ini menawarkan tiga tipe unit dengan harga terbaik, mulai Rp300 jutaan.

Pertama, tipe Studio dengan luas 22 meter, tipe dua bedroom seluas 38 meter dan tipe paling luas, dua bedroom suite dengan luas 41 meter. Imelda Fransiska, Vice President OlympicDevelopment mengutarakan, Olympic Residence menawarkan skema investasi cerdas terbatas hingga akhir tahun ini di mana dengan hanya Rp500.000 per bulan, Anda bisa memiliki unit di apartemen ini.

”Para pekerja asing dan ekspatriat dari Tiongkok, Jepang, dan Korea yang bekerja di Olympic CBD menjadi pasar yang sangat ideal untuk proyek ini. Satu lagi keuntungan berinvestasi di Olympic Residence adalah akan adanya event MotoGP di Sirkuit Sentul 2017 mendatang. Apartemen ini menjadi spot terbaik menonton kejuaraan balap motor dunia tersebut,” sebutnya.

Rencananya, Olympic Residence akan serah terima pada 2017 mendatang. Nantinya, Olympic Residence Sentul juga terintegrasi dengan hotel premium, Hotel Premiere Inn, OCBD Business Park, OCBD Office Building, dan OCBD Warehouse. Sementara itu, Paramount Land menawarkan proyek terbarunya dengan nama kondominium ARA Center seharga Rp470 jutaan per unit.

Hunian vertikal ini berada di lokasi CBD (central business district ) CBD Gading Serpong, Tangerang, Banten. Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto menyebutkan, ARA Center adalah kondominium bintang 3+ yang dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare. Proyek ini berada di lokasi sangat strategis di pusat komersial Gading Serpong, 50 meter dari Summarecon Mal Serpong, dan 100 meter dari Atria Hotel & Conference serta komersial area lainnya.

”Harga yang kami tawarkan mulai Rp470 jutaan untuk tipe studio dan Rp600 jutaan untuk tipe one bedroom ,” ujar Aryo.

ARA Center menawarkan pilihan unit yang beragam, mulai tipe studio dengan luas semi-gross 27,40 meter persegi, 27,58 meter persegi, dan 28,29 meter persegi. Tipe one bedroom dengan dua pilihan luas semi-gross 41,55 meter persegi dan 42,43 meter persegi.

Selain itu, tipe two bedrooms dengan luas semi-gross 55,86 meter persegi dan 56,57 meter persegi. ”Pada tahap awal akan dipasarkan satu menara dengan harga mulai Rp470 jutaan dan tersedia berbagai cara pembayaran,” kata Aryo.

Lokasi kondominium ini sangat strategis karena berada di kota Gading Serpong yang mudah dijangkau melalui jalur akses tol langsung Kebon Jeruk-Tangerang, dan memiliki akses langsung ke BSD City, dan diapit kawasan Lippo Karawaci dan Alam Sutera.

Sumber